Pada suatu sore di tahun 1953, para pejabat dan reporter berkumpul di stasiun Kereta Api Chicago menantikan kedatangan peraih Nobel Perdamaian tahun 1952. Seorang pr
ia raksasa, setinggi 2 meter, dengan rambut acak-acakan dan kumis panjang melangkah ke luar dari Kereta Api.
Sementara juru foto sibuk memotretnya, para pejabatr kota mendekatinya dan berjabatan tangan seraya mengatakan alangkah mereka merasa diri terhormat dapat bertemu dengannya.
Sementara juru foto sibuk memotretnya, para pejabatr kota mendekatinya dan berjabatan tangan seraya mengatakan alangkah mereka merasa diri terhormat dapat bertemu dengannya.