Jumat, 14 September 2012

KOTBAH YANG DAPAT BERJALAN

pernahkah kalian mendengar tentang Kotbah yang dapat Berjalan?

Pada suatu sore di tahun 1953, para pejabat dan reporter berkumpul di stasiun Kereta Api Chicago menantikan kedatangan peraih Nobel Perdamaian tahun 1952. Seorang pr
ia raksasa, setinggi 2 meter, dengan rambut acak-acakan dan kumis panjang melangkah ke luar dari Kereta Api.

Sementara juru foto sibuk memotretnya, para pejabatr kota mendekatinya dan berjabatan tangan seraya mengatakan alangkah mereka merasa diri terhormat dapat bertemu dengannya.


Orang-orang Muda & Globalisasi

Kemajuan di era globalisasi saat ini mulai terasa, banyak perubahan-perubahan yang sangat signifikan baik dari segi pemeritahan, perdagangan dan pendidikan, kita menyadari dan merasakan dampak itu baik disengaja maupun tidak, namun beda halnya bagi kaum muda mereka menangapi kemajuan global itu sebagai awal dari kebebasan hidup bagi mereka, banyaknya pengaruh luar yang masuk sehinga para kaum muda ini tidak lagi bias membedakan mana yang boleh di tiru mana yang tidak, semenjak mereka merasa nyaman dengan hal itu mereka akan menjalaninya walau kadang kala resiko yang diakibatkannya sangat besar, pendidikan formal tidak lagi menjadi senjata yang ampuh untuk mengembleng mereka, justru kadang kala ditmpat mereka dididik disitulah pergaulan yang tidak masuk diakal sehat kita mulai menyebar, mulai dari obat-obatan terlarang, minuman keras, sampai sex bebas, fasilitas pendidikan pun dijadikan alat transaksi, namun kita juga tidak bias menyalahkan para pendidik karena kemampuan dan tenaga mereka pun terbatas sementara para anak didik mereka sepuluh kali lipat banyaknya dari para pendidik ini tadi, sementara pihak pemerintah pun mulai merealisasikan tentang pembinaan kaum muda, yang jadi pertanyaan bagai mana para orang tua mereka ?.........